7 Pertanyaan Penting Untuk Penyedia Jasa Bangun Rumah

Pertanyaan Penting Untuk Penyedia Jasa Bangun Rumah

Memilih penyedia jasa bangun rumah bukanlah hal yang simpel. Untuk mendapatkan penyedia jasa terbaik, kita harus melakukan survei. Datangilah beberapa kontraktor dan tanyakanlah beberapa hal kepadanya. Beberapa penyedia jasa memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Bila kita dapat mengetahui kelebihan tersebut, kita akan tahu kontraktor mana yang paling cocok untuk kita. Lantas, pernyataan apa yang harus kita tanyakan ke kontraktor? Simaklah 7 uraian berikut ini.

1. Berapa uang muka (DP) yang harus saya bayarkan?

Uang muka atau down payment (DP) merupakan biaya awal yang harus dibayarkan. Biaya ini menjadi jaminan bagi kontraktor untuk melakukan pembangunan rumah kita. Jumlah uang muka tergantung dari jumlah harga pembangunan keseluruhan. Umumnya, uang muka minimum yang berjumlah sebanyak 5% dari biaya total pembangunan.

2. Berapa biaya jasa bangun rumah per meter perseginya?

Pertanyaan ini sepertinya sudah menjadi pertanyaan wajib konsumen. Namun, sebenarnya sulit untuk menjawab pertanyaan ini. Biaya jasa bangun rumah sangat tergantung pada segala hal, termasuk desainnya. Tidak heran, biasanya penyedia jasa akan menjawabnya dengan harga minimum. Misalnya seperti mulai dari 1,5 juta per meter persegi. Akan selalu muncul kata “mulai dari” bila konsumen menanyakan harga. Namun, ada tips agar estimasi harga lebih akurat. Ketika bertanya, kita harus mengungkapkan rumah seperti apa yang kita mau. Dengan begitu, kontraktor akan mudah memperkirakan biayanya.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun rumah ini?

Seperti biaya, waktu pembangunan rumah juga sangat bergantung pada rumah impian kita. Bila belum memastikan keinginan, rencanakan dulu rumah seperti apa yang kita inginkan. Umumnya, jika tanah sudah siap dibangun, prosesnya akan berjalan sekitar 6 bulan. Namun, bila ukuran rumah sangat besar, waktu pembangunannya tentu akan lebih lama. Biasanya akan dibutuhkan waktu sekitar 12 untuk menyelesaikan pembangunan rumah besar.

4. Bagaimana cara saya terlibat dalam proses pembangunan?

Sebagai konsumen, tentu kita berhak terlibat dalam proses pembanguan rumah. Namun, seberapa banyak kita bisa terlibat tergantung pada kesepakatan dengan kontraktor. Beberapa kontraktor hanya menanyakan apa yang anda mau tanpa melibatkan kita. Jadi, kita hanya tinggal menunggu hingga rumah selesai dibangun. Kontraktor seperti ini cocok jika kita tidak ingin direpotkan oleh pembangunan rumah. Namun, ada juga kontraktor yang melibatkan konsumennya pada proses pembangunan. Jadi, konsumen akan tahu sejauh mana proses pembangunan rumah berjalan. Bila dilibatkan, konsumen juga dapat memastikan ia mendapatkan rumah yang ia diinginkan.

5. Apakah saya bisa bebas mengakses ke tempat pembangunan selama proses pembangunan?

Meski dilibatkan dalam proses pembangunan, kita tidak boleh berlalu lalang secara bebas. Hal ini penting bagi keamanan kita maupun pihak kontraktor. Ketika kontraktor bekerja, rumah kita menjadi tempat konstruksi. Jadi, tidak boleh ada sembarang orang berada di sana.

6. Jenis garansi apa yang penyedia jasa sediakan?

Terdapat berbagai jenis garansi yang disediakan kontraktor. Pada umumnya, mereka akan memberikan kita masa uji coba selama satu bulan. Bila muncul masalah, kita dapat mengajukan klaim ke mereka. Misalnya seperti talang air yang bocor atau lantai yang tidak terpasang sempurna.

7. Apa saja jasa yang mereka tawarkan?

Membangun rumah bukan hanya membutuhkan tenaga kerja saja. Terkadang ada pekerjaan lain yang harus dilakukan. Selain membangun, beberapa kontraktor juga menyediakan jasa landscaping. Pada konteks ini, sangat penting untuk menyesuaikan keahlian kontraktor dengan ekspetasi kita.