Wanita Wajib Tahu! Inilah 4 Jenis Selaput Dara

Wanita Wajib Tahu! Inilah 4 Jenis Selaput Dara

Selaput dara atau hymen merupakan selaput yang mengelilingi bukaan vagina. Sebagai seorang wanita, wajib adanya untuk mengetahui mengenai bagian alat reproduksi ini. Hymen kerap dikaitkan dengan keperawanan seorang wanita, padahal seorang wanita yang baru pertama kali berhubungan seks belum tentu mengeluarkan darah.

Rupanya selaput dara terbagi ke dalam beberapa jenis dan bentuk. Yuk kenali jenis hymen dalam artikel di bawah ini.

  1. Annular Hymen

Bentuk hymen yang satu ini merupakan bentuk yang paling normal dan banyak dimiliki wanita. Selaput dara annular memiliki bentuk menyerupai setengah bulan, dan menutupi setengah bukaan vagina. Annular hymen memungkinkan darah untuk mengalir dari vagina dengan leluasa ketika seorang perempuan mengalami menstruasi.

  1. Microperforate Hymen

Jenis hymen yang satu ini hampir menutupi keseluruhan bukaan vagina. Meskipun bukaannya kecil, namun darah menstruasi masih bisa mengalir. Wanita yang memiliki selaput dara microperforate umumnya akan merasa kesulitan menggunakan tampon ketika menstruasi.

Pemilik microperforate hymen perlu melakukan treatment minor guna menghilangkan selaput dara berlebih dan mengembalikan hymen ke ukuran normal sehingga darah menstruasi dapat mengalir.

  1. Imperforate Hymen

Imperforate hymen merupakan selaput tipis yang menutupi bukaan vagina seluruhnya. Selaput dari imperforate sebenarnya dapat didiagnosa sejak wanita tersebut masih bayi, namun umumnya lebih kerap dilakukan ketika wanita tersebut sudah menginjak usia remaja.

Bentuk hymen yang satu ini berdampak pada darah mestruasi yang tidak dapat mengalir, sehingga darah mengalir kembali ke vagina. Hal tersebut menimbulkan rasa nyeri atau sakit pada bagian abdominal atau punggung. Bahkan beberapa kasus wanita dengan imperforate hymen kerap mengalami masalah susah buang air kecil hingga masalah pada usus.

  1. Septate Hymen

Selaput dara jenis septate membagi bukaan vagina menjadi dua, sehingga terdapat sekat di antara bukaan vagina. Wanita dengan Septate hymen memang dapat mengalami menstruasi seperti biasa, namun umumnya akan terjadi pendarahan ketika pertama kali berhubungan seksual. Bahkan ada yang tidak bisa berhubungan, bergantung dari ketebalan sekat hymen.

Wanita dengan selaput dara septate juga akan kesusahan ketika mengenakan tampon, sehingga perlu untuk melakukan treatment minor layaknya microperforate hymen dan imperforate hymen guna mengembalikan hymen ke bentuk normal.

Mitos Selaput Dara

Keperawanan seorang wanita yang dikaitkan dengan selaput dara merupakan mitos, karena robeknya selaput dara wanita dapat disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya latihan fisik ekstra seperti berkuda, senam, bersepeda, hingga mengenakan tampon ketika menstruasi.

Banyak wanita yang tidak menyadari jika hymen miliknya robek, dikarenakan rasa sakit yang dirasakan berbeda ketika melakukan hubungan seksual pertama kali. Tak sedikit wanita yang berpikiran bahwa bercak darah setelah melakukan aktivitas fisik tersebut adalah darah yang berasal dari menstruasi.

Itulah jenis selaput dara yang wajib diketahui oleh wanita. Semoga informasi mengenai hymen tersebut bermanfaat.